Apakah Usaha Angkringan Nasi Kucing Ada Resikonya ?

Senin , 28 November 2011 12:44 | Berita Perusahaan | Dibaca 7772 kali

Beberapa hari yang lalu, ada beberapa tamu yang datang untuk bertukar pikiran mengenai usaha angkringan nasi kucing. Salah satu pertanyaan dari tamu kami adalah " apakah usaha angkringan nasi kucing ada resikonya ? "

Menurut kami, semua usaha pasti ada resikonya, baik itu resiko sukses maupun resiko gagal. Apabila kita membicarakan kesuksesan dari sebuah usaha pasti lebih enak dan bisa panjang lebar, nah untuk kali ini kami ingin lebih mengungkap fakta resiko kegagalan saja, karena hal ini masih menjadi momok bagi mereka yang mau memulai usaha baru atau baru pertama kali menjalankan bisnis sampingan.

Dalam 3 paket kemitraan yang kami tawarkan,  kami sediakan juga layanan tukar pikiran gratis seumur hidup soal angkringan, maksudnya adalah, dalam menjalankan usaha angkringan, setiap mitra pasti akan mengalami permasalahn yang berbeda-beda dan perlu penanganan yang berbeda pula. Dengan saling bertukar pengalaman ini kami berharap segala permasalahan bisa diatasi, baik permasalahan, dari produk makanan & minuman, SDM, promosi, maintenance customer, masalah eksternal seperti berbagai iuran  dan preman, dan berbagai permasalahan lainnya. 

Sebagai rasa tanggung jawab kami, kami juga menginginkan agar usaha angkringan yang dijalankan para mitra kami bisa berjalan dengan lancar walaupun pasti harus melalui sebuah proses dan harus dilalui dengan pelan-pelan, bertahap. Namun semua trik, cara, ilmu pengetahuan, metode, dan lain-lain tidak akan mempan mengatasi permasalahn para mitra kami andaikata mereka pun tidak mau membuka diri ke arah perubahan yang lebih baik.

Managament Angkringan Nasi Kucing78 ini bisa diibaratkan seperti sebuah jalan tol, sedangkan para mitra ataupun calon mitra adalah mobil yang akan melewati jalan tol ini. Para mitra & calon mitra mempunyai hak sendiri-sendiri mau dibawa seberapa cepatkah usaha yang dijalankan, mau ngebut silahkan, mau jalan sedang-sedang saja silahkan, mau jalan di sisi badan jalan dengan kecepatan rendah juga kami persilahkan. Kami hanya bisa memberikan masukan atau semacam rambu-rambu saja kepada pelaku usahanya, nah rambu-rambu ini apabila dijalankan dan dipatuhi dengan baik maka akan membawa dampak yang positif bagi si pelaku bisnis angkringan, begitu pula sebaliknya.

Bagaimana kalau calon mitra atau mitra tidak bisa mengembangkan diri atau tidak bisa membangkitkan usaha angkringannya dan dihadapkan pada kondisi harus menutup usaha angkringannya alias bangkrut ?.

Apabila mitra kami mengalami kondisi seperti ini, langkah pertama yang akan kami lakukan adalah menanyakan kepada mitra tersebut, apakah masih mau menjalankan bisnis angkringan atau tidak, karena kalau sudah tidak mau menjalankan berarti modal terbesar seorang entrepreneur berupa semangat, keyakinan & kepasrahan kepada Tuhan, dalam diri mitra tersebut sudah hilang, sehingga walaupun dipaksa ataupun dibantu dengan cara apapun akan dijamin usahanya gagal lagi.

namun apabila ketika mitra kami tanya dan menjawab akan mencoba lagi, maka kami akan membatu menganalisa berbagai macam permasalahan yang menyebabkan merosotnya omzet sehingga angkringan harus tutup, langkah berikutnya membantu memberikan referensi untuk pemilihan lokasi jualan yang baru, memperbaiki dan menyusun cara berpomosi yang baru serta memompa semangat juangnya kembali.

Satu hal yang paling parah apabila para mitra kami tidak ingin melanjutkan usaha angkringannya adalah, aset harus dijual, aset ini meliputi gerobak + peralatan nya. Dengan investasi awal sebesar 7.5 jt, mitra masih bisa menjual gerobak + peralatannya perkiraan kami masih akan laku sekitar 3-4 jt, selisih antara investasi &  penjualan aset adalah senilai 2.5 jt, nilai 2.5 juta ini menurut kami bisa dikatakan sebagai biaya belajar menjalankan bisnis, karena mitra masih mempunyai ilmu bisnis danri paket resep + managament yang kami berikan senilai 2.5jt, praktis mitra hanya rugi sekitar 1jt saja. Silahkan bandingkan biayanya dengan produk sejenis dari franchisor lainnya atau biaya apabila Anda mengikuti seminar-seminar motivasi dan sejenisnya.

Untuk meminimalisasi resiko buruk yang akan terjadi, maka para penjual angkringan diharapkan selalu kreatif, inovatis, supel, jujur & memiliki pengetahuan yang luas.

Selamat mencoba, salam sukses & bahagia bersama